"Aku pernah berdoa pada Tuhan… jika aku tak bisa terbang, biarkan langit terjatuh, dan manusia bisa menyentuhnya."
- Byuc (via byuc)

(via peseklatte)

Dari Abu Hurairah Ra. ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda; “Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh tipuan. Pada waktu itu si pendusta dikatakan benar dan orang yang benar dikatakan dusta. Pengkhianat akan disuruh memegang amanah dan orang yang amanah dikatakan pengkhianat.
Dan yang berkesempatan berbicara hanyalah golongan “Ruwaibidhah”. Sahabat bertanya, “Apakah Ruwaibidhah itu hai Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Orang kerdil, hina dan tidak mengerti bagaimana mengurus orang banyak.” (HR. Ibnu Majah).

Dari Abu Hurairah Ra. ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda; “Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh tipuan. Pada waktu itu si pendusta dikatakan benar dan orang yang benar dikatakan dusta. Pengkhianat akan disuruh memegang amanah dan orang yang amanah dikatakan pengkhianat.

Dan yang berkesempatan berbicara hanyalah golongan “Ruwaibidhah”. Sahabat bertanya, “Apakah Ruwaibidhah itu hai Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Orang kerdil, hina dan tidak mengerti bagaimana mengurus orang banyak.” (HR. Ibnu Majah).

Zaman fitnah

Melainkan Bersama Tuhannya

sintamarlita:

Manusia sejatinya tidak pernah sendiri, manusia hidup bersama Tuhannya. Pertemuan dengan manusia lain dirasakan begitu lama akibat salah sudut pandang, pertemuan dengan manusia lain sekiranya hanya sebentar waktu secuil kuku.

Manusia dibuat menyendiri dalam rahim Ibu, meskipun Ibu seringkali…

"

Langka adalah saat aku mencarimu ke segala penjuru, lalu aku menemuimu yang telah berwujud menjadi harapan.

Aku adalah yang tidak mengantri di tempat terdepan, namun tak juga terlalu jauh di barisan belakang.

"
"Kita berbeda dan hari raya ini-pun biasanya tak sama. Tahun ini tuhan memberikan waktu yang sama. Jadi di Mesjid/ Lapangan manakah kamu-kan Sujud ?"

Ketika PKS disamakan dengan PKI, bukankah sama dengan IM yang disamakan dan telah dicap sebagai organisasi teroris di mesir saat ini.

Hasil pemilu yang saya bilang 50-50 ini telah jelas memecah “Pemikiran” manusia-manusia di Indonesia menjadi 2 bagian.

Beruntunglah Indonesia, yang rakyatnya tidak terbiasa mengangkat senapan dan pedang. Karena jauh di negeri-negeri sana persoalan 50-50 harus diselesaikan dengan saling mengirim saudaranya kehadapan tuhan.

Calon presiden-mu tidak seburuk Hajjaj bin Yusuf, Insha Allah.

"Banyak, dan banyak laki-laki yang mampu membuahi tubuh lawan jenisnya, namun sedikit, dan terbilang laki-laki yang mampu membuahi pemikiran sesamanya."